Hindari Kesalahan yang Sering Terjadi pada Investor Pemula di Pasar Saham

Hindari Kesalahan yang Sering Terjadi pada Investor Pemula di Pasar Saham – Terjun kedunia investasi memang sedang digandrungi anak muda, banyak dari masyarakat sudah mulai berinvestasi untuk menunjang masa tua ataupun mengakumulasikan kekayaan. Namun,  masih banyak investor pemula melakukan kesalahan investasi yang berakibat pada hasil yang didapatkannya. Kamu perlu berhati-hati karena berinvestasi bukanlah sesuatu tanpa risiko. Penting bagi kamu sebagai investor pemula untuk memahami kesalahan yang kerap dilakukan. Dengan demikian, kamu bisa lebih teliti dalam berinvestasi dengan memperbaiki kesalahan dan mampu mengambil keputusan investasi yang lebih baik lagi.

Read also Kemudahan Transaksi dengan Paypal dan Cara Membuat Akunnya

Untuk mencegah Kesalahan terjadi lagi, berikut beberapa kesalahan umum yang seringkali dilakukan oleh para investor pemula yang  akan javatekno bahas.

Kesalahan yang Sering Terjadi pada Investor Pemula di Pasar Saham

Tidak Mengetahui Bagaimana Cara Mengelola Uang

Hal mendasar yang sering menjadi masalah bagi investor adalah tidak melakukan pengelolaan uang dengan tepat. Seharusnya bagi mereka yang berinvestasi saham, Keahlian mengelola uang harus dipelajari dan teliti untuk lebih paham kondisi keuangan sebelum melakukan investasi. Buatlah Financial planning yang bisa dijadikan sebagai guide untuk mencapai tujuan di masa depan.

Tidak Memiliki Tujuan Investasi yang Jelas

Tujuan utama dalam berinvestasi adalah untuk memenuhi kebutuhan finansial di masa depan. Jadi, kamu harus memiliki perencanaan yang tepat dan tujuan yang jelas, jangan meniru analisis jual beli dari investor terkenal, karena tidak sama berhasilnya untuk setiap investor.

Menaruh Seluruh Uang pada Satu Sektor Saham Saja

Bagi pemula keputusan menempatkan seluruh uang yang dimiliki pada satu instrumen investasi sering terjadi, padahal itu adalah keputusan salah yang harus dihindari. karena bisa dipastikan investor tersebut akan mengalami kerugian jika investasinya merugi. Makanya dibutuhkan Diversifikasi yaitu menyebar portofolio yang dimiliki ke berbagai jenis risiko investasi yang ada sepertisaham, reksadana, dan emas dengan tujuan meminimalisir tingkat kerugian yang bisa saja terjadi.

Tidak Menjadikan Riset Sebagai Hal Kunci

Melakukan Riset sangat penting untuk lebih mengetahui bagaimana perkembangan jenis investasi yang akan kamu lakukan. Riset sangat membantu investor untuk memahami instrumen atau produk investasi yang diminati serta segala risikonya.

Jangan malu atau gengsi meminta masukan dari investor senior karena mereka tahu lebih banyak mengenai apa yang terjadi di pasar. Jangan sampai investor muda mengambil keputusan yang buruk di tengah situasi pasar yang tak pasti.

Menunda Rencana Investasi

Hal yang sering dilakukan oleh investor pemula adalah Menunda untuk Berinvestasi meskipun sudah melakukan riset sekalipun. Nick Holeman pernah berkata “Semakin muda Anda mulai berinvestasi, maka semakin banyak Anda bisa meraup manfaat dari kenaikan pasar dalam jangka panjang,”

Jangan takut untuk mencoba, pelajari saham dan sisihkan jajan kamu agar bisa mulai berinvestasi saham, tidak sedikit orang yang menyesal karena merasa telat untuk mulai berinvestasi, jadi segeralah mulai untuk berinvestasi.

 

Itulah beberapa kesalahan yang kerap terjadi atau dilakukan oleh investor pemula, dengan adanya penjelasan diatas semoga kamu mampu mengevaluasi beberapa kesalahan yang selama ini dilakukan dan bisa menjadi investor yang lebih baik  dn bisa lebih mahir dalam berinvestasi ke depannya.

 

Kemudahan Transaksi dengan Paypal dan Cara Membuat Akunnya

You May Also Like

About the Author: Bella Chandra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *